Jumlah Rakaat Shalat Dhuha
Dahsyatnya Energi Sholat Dhuha
May 19, 2013
kurikulum
Pemprov Jabar Cetak Pengusaha Muda Lewat Kurikulum Berbasis Wirausaha
May 23, 2013

2 Resep Agar Bisnis Kuliner Maju

kuliner

JAKARTA – Dalam berbisnis di dunia kuliner, hanya dua bidang yang dapat diandalkan, yakni produk dan keramahan (hospitality) atau pelayanan. Pengetahuan dasar tersebut hendaknya dipahami sejak dini oleh para penerus.

Demikian disampaikan CSR Manager Pizza Hut Lanny Tjong selepas acara pembekalan terhadap 30 pelajar SMK Jaya Wisata 2, Kali Malang. Dia menyebut, kegiatan berupa seminar dan kitchen visit di dapur Pizza Hut itu merupakan program perdana yang mereka usung dalam bidang pendidikan.

“Ini adalah program pertama dan sudah kami laksanakan dua kali. Hingga akhir tahun, kami akan mengundang berbagai SMK di Jabodetabek, terutama SMK yang memiliki jurusan tata boga dan akomodasi perhotelan,” kata Lanny, di Pizza Hut Juanda, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2013).

Dalam seminar, kata Lanny, materi yang diberikan seputar keramahan (hospitality) dan sanitasi. Pemilihan materi tersebut, lanjutnya, mengingat industri kuliner sangat memperhatikan kedua bidang itu.

“Kami ini bisnis restoran dan saingan banyak. Sementara di kuliner hanya bisa mengandalkan produk dan sanitasi. Mungkin para pelajar sudah tahu materi tersebut, jadi kami hanya ingin mengingatkan kembali,” paparnya.

Dia menilai, berbagai ilmu yang diperoleh oleh para pelajar di sekolah akan lebih bermakna ketika ada praktik nyata atas materi tersebut. Kunjungan tersebut, lanjutnya, dapat menjadi sarana praktek bagi para pelajar.

“Kegiatan ini bertujuan mengedukasi mereka tentang hospitality dan sanitasi di Pizza Hut. Mereka biasa dapat teori di sekolah, sekarang bisa praktek langsung di sini. Namun memang pesertanya kami batasi hanya 30 siswa dari tiap sekolah mengingat keterbatasan tempat,” ungkap Lanny.

Lanny menyatakan, ke depan, program tersebut akan terus berkembang. Tidak hanya pelajar SMK tapi juga akan menyasar para mahasiswa jurusan tata boga dan akomodasi perhotelan.

“Ini program pendidikan pertama, kami trial and error. Sehingga diharapkan tidak hanya satu-dua kali, tapi terus-menerus dan berkembang ke arah yang lebih baik. Fokus dulu di tata boga. Namun tidak menutup kemungkinan untuk membuka peluang dari fakultas dan jurusan lain,” imbuhnya.

Sumber : http://economy.okezone.com/read/2013/05/21/455/810290/2-resep-agar-bisnis-kuliner-maju