Business Spirituality

Hari kedua yang begitu seru dimulai jam 3 pagi, saat dalam keadaan kantuk yang melanda dengan berat, peserta melakukan shalat tahajjud berjamaah bersama panitia. Karena dengan memulai dengan ibadah maka kita akan mendapatkan segala kemudahan dan keberkahan setelahnya.

Setelah melakukan shalat tahajjud kita bersama-sama melakukan sahur. Panitia bahu-membahu membagikan makanan sahur untuksekitar 150 lebih peserta. Ketika adzan Subuh berkumandang, semua segera bersiap untuk menunaikan Subuh berjamaah. Setelah shalat Subuh itu ditunaikan, peserta tak lantas tidur lagi, tapi tetap di tempat untuk mendengarkan ceramah yang diadakan oleh pihak masjid dengan tema keutamaan shalat sunnah. Adanya ceramah di masjid tersebut selepas Shalat Subuh semakin menyegarkan kondisi ruhiyah peserta.

Setelah mendengarkan ceramah itu, seluruh peserta dan para panitia diberi waktu untuk istirahat dan mandi agar dapat mengikuti acara selanjutnya. Waktu yang disediakan untuk istirahat dan mandi dari jam 05.30 hingga 07.15.

 

Usai beristirahat dan mandi para peserta diajak untuk ke taman di Masjid Darul Huda. Merekapun berkumpul secara kelompok. Acara selanjutnya diisi oleh pemateri motivator sekaligus wakil rektor Kampus Umar Usman, Mr Joss. Dengan adanya materi yang diberikan oleh Mr Joss membangkitkan antusiasme para peserta, dan mereka mengingat acara tersebut. Kesepuluh kelompok peserta diminta untuk menunjukkan yell-yell kelompok mereka. Selain itu peserta pun diajarkan cara menghafal surat Ar-Rahman dan Al Waqiah dengan metode yang menarik dan menyenangkan.

Ketika acara Mr Joss berlangsung panitia membagi kelompok dan mempersiapkan tempat untuk acara selanjutnya. Acara selanjutnya adalah Materi In Class yang menjadi gambaran materi 1 tahun di Kampus Bisnis Umar Usman. Acara itu dibagi menjadi 7 kelas, yaitu Facebook Ads, Visual Marketing, Sharing Business Online, Copy Writing, Start Up For Business, Negotiation For Business, dan Packaging and Branding. Dengan adanya pembagian itu para peserta masuk di kelas yang telah dipilih sebelumnya. Merekapun sangat senang dengan adanya kelas tersebut karena mereka dapat memperdalam ilmu yang mereka pilih, agar dapat memajukan usaha mereka masing-masing setelah acara Ramadhan Camp tersebut.

Materi lainnya disampaikan oleh founder Yukbisnis.com, Jaya Setiabudi. Peserta menerima coaching langsung dari sang ahli. Jaya Setiabudi mampu menjawab berbagai persoalan dalam bisnis yang dalami peserta R-Camp.  Setelah proses acara kelas selesai dan acara yang di sampaikan oleh Jaya Setiabudi selesai, merekapun bersiap merapikan barang-barang bawaan mereka dan bersiap untuk menyelesaikan acara terakhir yaitu penutup dan pembagian hadiah beserta sertifikat.

Suasana gegap gempita tetap terjaga hingga akhir acara. Tidak hanya kemeriahan acara, peserta membawa pulang materi-materi bisnis bermanfaat, dan yang terpenting mereka pun mendapatkan jaringan silaturahim yang lebih luas. Semoga kita dapat bertemu lagi di Ramadhan Camp berikutnya di tahun yang akan datang.

June 24, 2016

[REPORT] Serunya Belajar dan Coaching Bisnis di Ramadhan Camp (Hari 2)

Hari kedua yang begitu seru dimulai jam 3 pagi, saat dalam keadaan kantuk yang melanda dengan berat, peserta melakukan shalat tahajjud berjamaah bersama panitia. Karena dengan more »
August 23, 2014
etika bisnis islam

Inilah 5 Ketentuan Etika Bisnis Dalam Islam

DUNIA bisnis sangat di sukai oleh banyak orang. Banyak juga yang mencita-citakan profesi ini. Sebagai orang yang ingin berbisnis, kita harus mengetahui mengenai prinsip bisnis itu more »
March 19, 2014
Business Graph with arrow and coins showing profits and gains

Perencanaan Keuangan Ala Nabi Yusuf

Perencanaan keuangan bisa dibilang ilmu baru di Indonesia yang mulai dipraktekkan pada akhir 1990-an atau awal 2000-an. Di negara-negara maju, justru telah populer sejak puluhan tahun more »
March 12, 2014
prinsip_keadilan_dalam_bisnis_syariah_101227224514

Bisnis Syar’i, Bisnis Yang Tangguh

Apakah anda memiliki sebuah bisnis? Apakah anda sering memulai sebuah bisnis kemudian tidak lama anda menutupnya? Ataukah anda sering beralih-alih dalam bisnis? Jika pertanyaan-pertanyaan ini bagi more »