index
Internet Marketing with Fikry Fathullah sang “Jupe” @yukbisnis.com
April 4, 2014
Sekolah bisnis Dompet Dhuafa Umar Usman
April 15, 2014

Ide Bisnis Kreatif Untuk Pemalas

antarafoto-Industri-Kreatif-Indonesia-221112-aw-1

ATM, awalnya menjadi mantra bagi pebisnis, junior maupun senior, untuk membuka usaha. Yup, Amati, Tiru, Modifikasi. Entah siapa yang mempopulerkannya. Banyak yang terinspirasi dan take action karenanya.

Sejujurnya, ide bisnis itu bisa datang dari mana saja. Bahkan, anda tidak perlu kemana-mana untuk mencarinya. Ide itu dekat. Dengan ongkang-ongkang kaki, anda justru lebih cepat menemukannya. Kok bisa? 100 buat anda yang telah menangkap poinnya. Ini dia, berbisnis kemalasan. Kemalasan seseorang menjadi kemulusan rezeki bagi yang lain, dan untuk kita tentunya.

Coba anda lihat sekeliling, begitu banyak bisnis yang memanjakan para pemalas. Kemalasan membawa berkah. Ini dia ide bisnisnya:

– Cuci motor/mobil

Ini yang sekarang menyapaku. Dulu cari keringat dengan cuci kendaraan sendiri. sekarang kok malas ya? hm, tinggal antar ke salonnya. beres. eh, keluar dari tempat cuci motor mendadak hujan. Terpaksa ngatur jadwal berikutnya. hahaha. Bisnis laris manis. Pilihan bisnis ini cocok bila dipadukan dengan kafe, hotspot, dan ide-ide kemalasan lainnya.

– Pesan Antar (Delivery order)

Macet. Malam. Ditambah bumbu lapar. Ramuan yang lengkap untuk angkat gagang telpon: pesan makanan. Anda pesan, mereka antar. Kini, hampir semua franchise/rumah makan sudah membuka diri terhadap bisnis ini. Ada yang membuka lini sendiri, ada yang outsource. Kita bisa mengambil celah ini. Turunannya kita juga bisa membuka usaha expedisi, mengantar tagihan misalnya. Kerjasama dengan operator seluler atau perbankan. Ada teman yang sukses dalam bisnis ini yang karirnya berawal dari kurir.

update: Sekarang malah berkembang kurir ASI. Layanan antar jemput ASI bagi wanita karir yang tetap ingin memberikan asupan terbaik bagi buah hatinya. Sungguh ide turunan yang kreatif.
Selain itu, kini pesan antar tidak hanya berupa barang, tapi ojek juga bisa dipesan dan mengantar anda, bukan barang! Anda bisa memodifikasinya dengan layanan go-ban misalnya, tambal ban yang dapat dikontak by phone. Setahu saya belum ada lho.

– Restoran/Rumah makan

Inilah bisnis kemalasan yang paling fenomenal: Bisnis kuliner. Tidak ada matinya. Setelah pulang belanja dari pasar, apa susahnya mencampur bawang putih, merah, kunyit, atau bumbu jadi yang praktis. Tanak lalu santap. Hmm, namun boro-boro memasak, belanja aja malas. Tetap saja rumah makan menjadi pelabuhan yang paling sering dikunjungi. Untuk ide bisnis kuliner, karena telah mendarah daging dan menjamur, cobalah cari makanan yang paling enak namun paling malas kalo membuatnya. Lalu buka lapak. Dijamin laris. Insya Allah.

– Penyalur pembantu, laundry, penitipan anak, wedding organizer, dll

Sengaja saya kelompokkan karena genrenya hampir sama—membidik kemalasan keluarga rajin! Ya, saking rajinnya cari duit jadi malas mengurus pernikahan, malas ganti popok anak, malas mencuci baju, malas beres-beres rumah.

– Bisnis Antar Jemput

Malas mengantar jemput anak sekolah, bisnis ini jawabannya. Turunannnya: sewa mobil. Setelah beres antar jemput, mobil bisa diberdayakan untuk taxi lokal.

– Bisnis online (netpreneur)

Pamungkasnya, jreeeeng, bisnis mutakhir: bisnis online. Malas kena macet. Malas bila selalu pakai seragam ke kantor. Malas keluar rumah. Anda bisa membuat satu situs untuk mengcover semua kemalasan tersebut. Iseng-iseng mencari bukti, coba anda cari di google, banyak berserakan situs-situs serupa. ATM saja. Bila anda malas membuat situsnya. Tinggal pesan script nya, atau pake blog saja. Dolar atau rupiahpun mengalir. Ini bisnis masa depan. Bisnis dengan seribu peluang mata uang. Paling banyak turunan dan kejutannya.

Tentu anda dapat menggali lebih banyak dan lebih dahsyat lagi ide bisnis kreatif lainnnya. Kuncinya: membisniskan kemalasan!

Nah, setelah berhasil bisnis berbasis kemalasan. Jangan lupa untuk tetap malas. Malas mengerjakan bisnis ini sendirian: rekrut karyawan! Malas melihat bisnis yang tidak besar-besar: ekspansi! Malas melihat saudara yang pengangguran: invest, kasih modal!

Bismillah, get miracle!