SHARE

Rabu, 18 Oktober 2017, kembali dilaksanakan Kegiatan Kampus Umar Usman di luar kelas, yaitu Business Sport. Selain belajar Archery (Memanah) juga diperlombakan beberapa cabang Olahraga, dan tema kegiatan kita kali ini adalah Business Sport : Umar Usman Games 2017.

Rasulullah SAW bersabda :
“Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim)

Business Sport : Umar Usman Games 2017 kali ini dilaksanakan di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Pasar Minggu, dengan mempertandingkan 4 cabang olahraga terbaik yaitu, Archery, Badminton, Volley & Basketball. Pertandingan dilakukan serentak oleh atlet-atlet yang menjadi kontingen mewakili setiap kelompoknya.


Event Olahraga kali ini adalah kali keduanya dilaksanakan, dan awalnya kegiatan dilakukan dalam sesi Business Sport yaitu Memanah yang dilaksanakan di bulan kedua perkuliahan dan Paint Ball pada bulan ke delapan masa perkuliahan.

Karena semakin banyaknya peserta, maka sembari mengefektifkan waktu giliran Archery/Memanah, maka diperlombakan cabang olahraga-olahraga lainnya. Hal ini demi memberikan suasana berbeda dan merileksasikan fisik dan psikis para Mahasiswa setelah hampir 2 bulan terus berkutat dengan Praktek Bisnis baik in Class maupun Out Class.

 

Pertandingan berlangsung menarik dan amat seru, setiap kontingen berjuang maksimal untuk mendulang poin demi memenangkan dan meraih gelar juara disetiap cabang olahraga, walaupun suasana begitu riuh namun event akbar ini tetap berlangsung kondusif.

Setelah semua tim selesai bertanding disetiap cabang olahraga, panitia langsung merekapitulasi perolehan poin pertandingan, dan hasil perlombaan diumumkan serentak ketika penutupan.

Berikut Daftar Pemenang di Setiap Cabang Olahraga UU Games :

  • Cabang Archery, Kelompok 25
  • Cabang Basketball, Kelompok 32
  • Cabang Volley, Kelompok 40
  • Cabang Badminton, Kelompok 41
    Juara Umum akan diumumkan di agenda perkuliahan Senin depan.

Semoga event ini semakin menguatkan jasmani para pengusaha-pengusaha muda Umar Usman, dan menimbulkan jiwa sportifitas serta kekompakan angkatan Batch#5.

 

 

1 COMMENT

  1. Rasulullah bersabda,
    “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah” (Riwayat Sahih Bukhari/Muslim)
    Sudahkah anda mengajar anak-anak anda 3 perkara ini?

    FAEDAH BERKUDA, MEMANAH, BERENANG.
    Sabda Rasulullah SAW :
    “Lemparkanlah (panah) dan tunggangilah (kuda).” (Riwayat Muslim)

    1. Berkuda

    Berkuda amat baik untuk kesihatan manusia. Seluruh anggota tubuh badan dari kepala hingga ke kaki, dari fizikal hingga mental akan mendapat manfaatnya.

    Bentuk lekuk badan belakang kuda – tempat di tunggang- baik untuk merawat segala masalah tulang belakang manusia.
    Semasa pergerakan galloping iaitu cara rentak kuda melompat dan berlari, menyebabkan vetebra tulang belakang manusia bergesel antara satu sama lain dalam keadaan harmoni, dan meransang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut, sedangkan pakar chiropraktik pun tidak mampu berbuat seperti gerakan natural tulang-tulang veterbra semasa orang menunggang kuda.
    Seluruh anggota : tulang rangka, otot-otot, organ-organ viseral – termasuklah sistem penghadaman, sistem saraf, sistem voluntary mahupun involuntary, organ perkumuhan, malah geseran kepada organ-organ seksual akan teransang secara optimum untuk menjadi semakin sihat. Penunggang kuda yang hebat selalunya bebas dari mengalami sakit belakang atau ’ter’gelumang dengan tabiat-tabiat seks yang di luar tabie. Selain itu menunggang kuda turut mencerahkan mata sebab terdapat ransangan terhadap saraf kranial semasa gerakan ‘galloping’ kuda.

    2. Memanah

    Melatih emosi dan fizikal untuk meletakkan target pada sasaran. Memanah sangat menitik beratkan body balancing. Maka jika pemanah emosinya tertekan, makapanahan amat mudah tersasar. Secara tidak langsung, sukan ini melatih manusia bertenang dan menstabilkan emosi.
    Individu yang tidak tenang, gopoh, pemarah, kurang sabar atau kurang sihat mentalnya tidak akan menjadi pemanah yang baik.

    Perbuatan melenturkan anak panah di busurnya, kemudian melepaskannya perlu satu kekuatan fizikal, sukan ini juga satu latihan holistik kepada diri seseorang dari segi fizikal dan mental.

    Bersabda Rasulullah SAW,
    ” Kamu harus belajar memanah kerana memanah itu termasuk sebaik-baik permainanmu.” (Riwayat Bazzar, dan Thabarani dengan sanad yang baik)

    3. Berenang

    Semasa berenang, mental, fizikal, segala otot dan tulang rangka digerakkan untuk membuat satu gerakan yang berkoordinasi antara dua anggota kaki dan dua anggota tangan, selain meransang stamina ( sistem kardiovaskular )
    Berenang juga memberi peluang manusia untuk menguasai air serta menjadi berani.

    “dan sesungguhnya Rasulullah s.a.w. pernah mengadakan pacuan kuda dan memberi hadiah kepada pemenangnya.” (Riwayat Ahmad)

    “Ya! Demi Allah, sungguh ia (Rasulullah s.a.w.) pernah bertaruh terhadap suatu kuda yang disebut sabhah (kuda pacuan), maka dia dapat mengalahkan orang lain, ia sangat tangkas dalam hal itu dan mengherankannya.” (Riwayat Ahmad)

    Taruhan yang dibenarkan, atau yang dimaksud di sini ialah suatu upah (hadiah) yang dikumpulkan bukan dari orang-orang yang berpacu saja atau dari salah satunya saja, tetapi dari orang-orang lainnya.
    “Adapun hadiah yang dikumpulkan dari masing-masing yang berpacu, kemudian siapa yang unggul itulah yang mengambilnya, maka hadiah semacam itu termasuk judi yang dilarang. Dan Nabi sendiri menamakan pacuan kuda semacam ini, yakni yang disediakan untuk berjudi, dinamakan Kuda Syaitan. Harganya adalah haram, makanannya haram dan menungganginya pun haram juga.” (Riwayat Ahmad).

    Dan baginda bersabda:
    “Kuda itu ada tiga macam: kuda Allah, kuda manusia dan kuda syaitan. Adapun kuda Allah ialah kuda yang disediakan untuk berperang di jalan Allah, maka makanannya, kotorannya, kencingnya dan apanya saja – mempunyai beberapa kebaikan. Adapun kuda syaitan, yaitu kuda yang dipakai untuk berjudi atau untuk dibuat pertaruhan, dan adapun kuda manusia, yaitu kuda yang diikat oleh manusia, ia mengharapkan perutnya (hasilnya), sebagai usaha untuk menutupi kebutuhannya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim)

    Sumber : http://www.desaalam.com/?p=194

    Ajari Anakmu Berenang Sejak Dini

    Rasulullah SAW bersabda:
    “Ajarilah anakmu berburu, berkuda dan berenang”.

    Dalam kehidupan zaman moderen saat ini, sabda rasulullah tersebut dapat diartikan sebagai berikut:

    Berburu
    Yaitu mengajari anak kita untuk mencari makan atau mencari uang. Hal yang dapat kita ajarkan antara lain mengajari anak kita berdagang, memasak, memancing, keterampilan dan pendidikan untuk bekal hidupnya kelak.

    Berkuda
    Yaitu berkendara. Dahulu orang bepergian dengan cepat dengan mengendarai kuda. Saat ini tentunya dengan sepeda, sepeda motor, dan mobil. Sesuaikan dengan usia anak kita, bila masih kecil ajarkan saja bersepeda dulu.

    Berenang
    Manusia ditakdirkan untuk hidup di darat. Tapi manusia juga harus mampu bertahan di air. Kemampuan dasar untuk bertahan di air adalah dengan berenang. Ada baiknya anak diajari berenang sejak dini untuk menghindari bahaya tenggelam. Sebab anak-anak suka sekali bermain di air tanpa mengetahui bahayanya.

Comments are closed.